DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Tanah Papua tidak pernah berhenti melahirkan bakat-bakat emas di dunia olahraga, khususnya sepak bola. Di provinsi bungsu, Papua Selatan, geliat pembinaan atlet muda terus berdenyut kencang melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Sejak pertama kali menapakkan fondasinya pada tahun 2023, lembaga ini telah menjadi kawah candradimuka bagi putra-putri daerah yang bermimpi mengenakan seragam kebanggaan di kancah nasional.
Eksistensi PPLP bukan sekadar soal menjalankan program rutin, melainkan tentang menjaga harapan para pelajar agar tetap memiliki jalur yang jelas menuju prestasi profesional. Pembinaan yang dilakukan tidak main-main; struktur latihan dirancang sedemikian rupa untuk memastikan setiap bakat yang terjaring mendapatkan sentuhan teknis yang mumpuni. Hal ini menjadi bukti bahwa keterbatasan wilayah bukan penghalang untuk melahirkan kualitas kelas dunia.
Saat ini, fokus utama pengembangan diarahkan pada cabang olahraga sepak bola. Sebanyak 60 atlet muda, yang terdiri dari 30 atlet putra dan 30 atlet putri, tengah menempa diri di bawah naungan PPLP. Keseimbangan jumlah atlet ini menunjukkan komitmen organisasi dalam memberikan kesempatan yang setara bagi talenta-talenta lokal untuk bersinar, tanpa memandang gender.
Manager PPLP Papua Selatan, Sadrak Rumbino, menegaskan bahwa konsistensi adalah kunci utama mengapa program ini masih bertahan dan terus berkembang hingga hari ini.
“Kami berharap pemerintah daerah maupun provinsi bisa membantu kami agar anak-anak dapat terus berkembang dan berprestasi, karena sejak 2023 sampai saat ini PPLP masih eksis,” ujar Sadrak pada Rabu (4/1/2026).
Kerja keras tersebut mulai membuahkan hasil yang membanggakan. Dalam perjalanannya, PPLP Papua Selatan berhasil menembus barisan elite sepak bola tanah air dengan menyumbangkan empat atlet putri ke Tim Nasional (Timnas) Indonesia. Pencapaian ini menjadi bukti sahih bahwa pola pembinaan di Papua Selatan berada di jalur yang benar.
Harapannya, kesuksesan para Srikandi bola ini dapat menular kepada kategori putra, sehingga di masa depan, profil pemain asal Papua Selatan akan semakin mendominasi daftar skuad Garuda di berbagai kelompok umur.
Menatap agenda ke depan, PPLP telah membidik target besar pada program pembinaan nasional yang dijadwalkan berlangsung pada bulan Maret mendatang. Dukungan dari pemerintah daerah dan provinsi menjadi angin segar yang sangat dinantikan agar para atlet memiliki ruang gerak yang lebih luas untuk membuktikan kemampuan mereka.
Dengan dukungan sarana dan prasarana yang memadai, PPLP Papua Selatan optimistis dapat terus menjadi sentra pembinaan yang produktif, mengubah talenta mentah menjadi pemain profesional yang siap mengharumkan nama daerah dan bangsa di lapangan hijau.