Hari Keempat Operasi Keselamatan Cartenz 2026: Puluhan Pelanggar Kasat Mata Terjaring di Jalan Mandala

Hari Keempat Operasi Keselamatan Cartenz 2026: Puluhan Pelanggar Kasat Mata Terjaring di Jalan Mandala

Fokus pada Pelanggaran Fatal, Operasi Keselamatan Cartenz 2026 Sasar Kelengkapan Berkendara di Merauke-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Kesadaran akan pentingnya keselamatan berkendara di wilayah hukum Polres Merauke terus diperkuat melalui serangkaian tindakan persuasif dan edukatif. Memasuki hari keempat pelaksanaan Operasi Keselamatan Cartenz 2026, petugas kepolisian masih menemukan cukup banyak pengendara yang abai terhadap aturan mendasar di jalan raya.

Suasana di kawasan Jalan Mandala, Merauke, pada Kamis (5/02/2026) tampak berbeda dari biasanya. Personel kepolisian yang bersiaga tidak hanya sekadar berjaga, namun secara aktif menyisir para pengguna jalan yang secara kasat mata melanggar regulasi lalu lintas. Langkah ini diambil bukan semata untuk penegakan hukum, melainkan sebagai bentuk perlindungan bagi masyarakat agar terhindar dari risiko kecelakaan yang fatal.

Dalam giat tersebut, Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, S.I.K., M.M melalui Kasat Lantas Polres Merauke IPTU Reza Hilmy W. Putra, S.Tr.K., S.I.K, memimpin langsung personel yang terlibat dalam operasi. Dengan metode hunting, petugas bergerak lincah memantau arus kendaraan untuk memastikan setiap pengendara mematuhi standar keselamatan yang berlaku.

Hasilnya, sebanyak 50 kendaraan beserta pengendaranya berhasil dijaring dalam operasi tersebut. Mayoritas pelanggaran yang ditemukan merupakan jenis pelanggaran kasat mata yang seharusnya bisa dihindari oleh masyarakat, seperti tidak mengenakan helm pelindung kepala, tidak adanya kaca spion, hingga kendaraan yang tidak memasang plat nomor sebagaimana mestinya.

Kasat Lantas Polres Merauke, IPTU Reza Hilmy, menjelaskan bahwa titik penekanan operasi kali ini adalah pada aspek fatalitas kecelakaan.

“Dalam Operasi Keselamatan Cartenz 2026 Polres Merauke Hari ke Empat, yang dimana pada hari ini kami melaksanakan Hunting, yang memfokus kepada pelanggaran yang kasat mata dan memiliki fatalitas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, teruntuk pelanggar yang sifatnya fatal akan kami laksanakan tilang,” ujar Kasat Lantas.

Sepanjang pelaksanaan operasi di Jalan Mandala, para petugas di lapangan juga mengedepankan sisi humanis dengan memberikan imbauan secara langsung kepada para pelanggar. Pemberian edukasi ini bertujuan agar masyarakat menyadari bahwa setiap atribut kendaraan, mulai dari spion hingga helm, memiliki fungsi vital dalam menjaga keselamatan nyawa mereka sendiri.

Di akhir penyampaiannya, IPTU Reza Hilmy kembali mengingatkan seluruh warga Kabupaten Merauke untuk meningkatkan kedisiplinan di jalan raya. Ia menekankan bahwa keselamatan bukan hanya tentang menghindari tilang, tetapi tentang menjaga ketertiban bersama.

Pihak kepolisian menghimbau agar masyarakat senantiasa mematuhi marka jalan, melengkapi surat-surat berkendara, serta memastikan kelengkapan kendaraan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Dengan berakhirnya hari keempat Operasi Keselamatan Cartenz 2026 ini, diharapkan tren pelanggaran di Merauke dapat terus menurun seiring meningkatnya kesadaran warga.

Sumber:

Berita Terkait