Papua Selatan Matangkan Strategi PAD: Roadmap Baru Jadi Kompas Penguatan Fiskal Daerah

Papua Selatan Matangkan Strategi PAD: Roadmap Baru Jadi Kompas Penguatan Fiskal Daerah

Masa Depan Fiskal Papua Selatan: Finalisasi Roadmap PAD Targetkan Kemandirian Ekonomi-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATANLangkah Provinsi PAPUA SELATAN untuk memperkuat kemandirian ekonomi daerah kini memasuki babak baru yang lebih konkret. Keberhasilan pembangunan di wilayah DOB (Daerah Otonomi Baru) ini sangat bergantung pada kapasitas fiskal yang sehat, dan kunci utamanya terletak pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Tanpa strategi yang terukur, potensi kekayaan daerah yang melimpah dikhawatirkan tidak akan terkonversi secara maksimal menjadi sumber pendapatan yang berkelanjutan.

Dalam upaya menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Provinsi PAPUA SELATAN telah merampungkan penyusunan panduan strategis jangka panjang. Dokumen ini dirancang sebagai instrumen vital yang akan menyelaraskan gerak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menggali sumber-sumber pendapatan baru serta memperbaiki sistem pemungutan yang sudah ada. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, hingga sektor swasta menjadi ruh utama dalam penyusunan instrumen ini.

Sekretaris Daerah (Sekda) PAPUA SELATAN, Ferdinandus Kainakaimu, menekankan bahwa penyelesaian penyusunan Roadmap Peningkatan PAD ini merupakan tonggak awal yang sangat menentukan. Baginya, dokumen ini memiliki nilai strategis yang jauh lebih besar daripada sekadar dokumen administratif rutin.

"Roadmap yang kita hasilkan hari ini menjadi komitmen bersama untuk dilaksanakan," tegas Ferdinandus saat menutup kegiatan Lokakarya Roadmap Peningkatan PAD PAPUA SELATAN di Merauke, Selasa (10/3/2026).

Beliau juga mengingatkan seluruh jajarannya bahwa tantangan sesungguhnya terletak pada tahap eksekusi. Dokumen tersebut diharapkan menjadi panduan operasional yang mampu mengubah tata kelola keuangan daerah menjadi lebih efisien dan transparan.

"Dokumen roadmap tersebut tidak hanya menjadi bahan diskusi atau sekadar tulisan di atas kertas, melainkan akan menjadi kompas yang menentukan arah organisasi dan pengelolaan keuangan daerah ke depan," jelasnya.

Lebih lanjut, Ferdinandus memaparkan bahwa penguatan PAD PAPUA SELATAN akan difokuskan pada tiga pilar strategis utama. Pertama, penguatan basis data potensi pendapatan agar pemetaan sumber dana menjadi lebih akurat. Kedua, penguatan kelembagaan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola pendapatan. Ketiga, percepatan digitalisasi administrasi dalam sistem pengelolaan pendapatan daerah guna meminimalisir kebocoran dan meningkatkan kemudahan layanan.

Ia pun optimis bahwa dengan kerja keras dan kolaborasi, target-target yang tertuang dalam dokumen tersebut dapat tercapai. "Dalam mewujudkan sesuatu memang gampang-gampang susah, tetapi kalau kita sudah mewujudkannya maka semuanya akan menjadi nyata," ujarnya memotivasi.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di Swiss-Belhotel Merauke ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk perwakilan Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, tim SKALA, serta akademisi dari perguruan tinggi. Ferdinandus mengapresiasi keterlibatan perbankan, sektor usaha, hingga jajaran BPKAD dari empat kabupaten di wilayah PAPUA SELATAN yang telah menyumbangkan pemikiran dalam roadmap tersebut.

Sebagai penutup, Pemerintah Provinsi PAPUA SELATAN berkomitmen untuk terus menjaga konsistensi dalam implementasi di lapangan. Sinergi antarlembaga akan terus diperkuat demi memastikan bahwa setiap poin dalam roadmap ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di bumi PAPUA SELATAN.

Sumber:

Berita Terkait