Menuju Pengabdian Intelektual: Struktur Baru ISKA Merauke 2026–2030 Resmi Terbentuk

Selasa 03-02-2026,18:11 WIB
Reporter : Aries setianto
Editor : Aries setianto

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Langkah baru bagi para cendekiawan Katolik di ujung timur Indonesia resmi dimulai. Melalui sebuah forum yang sarat dengan nuansa kekeluargaan dan semangat demokratis, Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, kini memiliki nakhoda baru. Musyawarah Kabupaten yang digelar pada Jumat (30/1) di jantung kota Merauke ini bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan sebuah momentum refleksi bagi para sarjana untuk mempertegas peran mereka di tengah masyarakat.

Di bawah sorotan lampu ruang sidang yang dipimpin oleh Joseph Albin Gebze, S.IP sebagai Ketua Rapat dan Krispinus Palobo, M.Pd selaku Sekretaris Rapat, jalannya musyawarah berlangsung dinamis namun tetap teduh. Setiap gagasan yang dilempar menjadi jembatan untuk menyusun struktur kepengurusan periode 2026–2030 yang lebih solid. Kehadiran para tokoh intelektual ini membawa satu misi besar: memastikan bahwa gelar sarjana yang mereka sandang mampu memberikan dampak nyata bagi pembangunan di Papua Selatan.

Pesan Moral dan Tanggung Jawab Strategis

Sebagai induk organisasi di tingkat wilayah, Ketua ISKA DPD Papua Selatan, Joseph Albin Gebze, memberikan arahan yang cukup mendalam. Baginya, pondasi dari sebuah pengabdian bukanlah sekadar program kerja yang muluk, melainkan kekuatan internal organisasi itu sendiri. Ia menitikberatkan pada pentingnya menjaga kekompakan, persatuan, dan kebersamaan sebagai modal utama bagi ISKA di Merauke untuk melangkah ke depan.

Senada dengan hal tersebut, dimensi spiritual organisasi turut dipertegas oleh Pastor Simon Petrus Matruty selaku Moderator ISKA Kabupaten Merauke. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh pengurus untuk melihat ISKA bukan hanya sebagai wadah formalitas, melainkan ruang pengabdian iman, intelektual, dan sosial yang seimbang. Kolaborasi antara kecerdasan berpikir dan ketulusan melayani diharapkan dapat menjadi warna utama dalam gerak organisasi ini bagi Gereja dan masyarakat luas.

Di sisi lain, perspektif pembangunan daerah disoroti oleh Dewan Penasehat ISKA, Fredy Gebze, M.Si. Ia mengingatkan bahwa tantangan pembangunan di daerah dan bangsa saat ini semakin kompleks. Oleh karena itu, kehadiran cendekiawan Katolik yang tergabung dalam ISKA memiliki peran strategis untuk menjawab berbagai dinamika tersebut dengan solusi-solusi yang cerdas dan tepat sasaran.

Komitmen Kolektif dan Konsolidasi Internal

Pasca penetapan hasil musyawarah, Isaak RJ Layan resmi terpilih menjadi Ketua DPC ISKA Kabupaten Merauke. Dalam pidato sambutannya, Isaak menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh elemen yang telah menyukseskan gelaran Musyawarah Kabupaten ini. Namun, ia menyadari bahwa tugas berat justru baru saja dimulai setelah palu sidang diketuk.

Langkah pertama yang akan diambil adalah memperkuat ikatan di dalam tubuh pengurus. “Ke depan kami akan melakukan konsolidasi internal untuk memperkuat tim pengurus. Saya berharap seluruh anggota tetap menunjukkan komitmen hingga pelantikan,” ungkap Isaak.

Semangat kolektif ini juga ditegaskan oleh Vinsen Gebze (Wakil Ketua I terpilih) dan Maria Kandem (Wakil Ketua III terpilih). Keduanya bersepakat untuk bekerja secara gotong royong dan saling mendukung demi membesarkan organisasi, memastikan bahwa setiap bidang dalam kepengurusan dapat berjalan beriringan.

Menuju Pelantikan 21 Februari

Proses transisi kepemimpinan ini akan mencapai puncaknya pada 21 Februari 2026 mendatang. Pada tanggal tersebut, DPP ISKA Indonesia dijadwalkan akan melantik secara resmi Pengurus ISKA Kabupaten Merauke periode 2026–2030 untuk wilayah Provinsi Papua Selatan.

Musyawarah ini diharapkan tidak hanya berakhir sebagai dokumen administratif, tetapi menjadi titik awal bagi penguatan peran nyata kaum intelektual. Dengan menjunjung tinggi semangat Pro Ecclesia et Patria Seratus persen Katolik, seratus persen Indonesia ISKA Merauke siap bertransformasi menjadi mitra strategis dalam mengawal kemajuan bangsa dan negara dari ufuk timur.

Kategori :