Waspada Dampak Siklon Tropis Nokaen: BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di 14 Provinsi

Waspada Dampak Siklon Tropis Nokaen: BMKG Ingatkan Potensi Angin Kencang di 14 Provinsi

Prakiraan Cuaca Indonesia 21 Januari 2026: Hujan Petir di Merauke dan Kupang, Gelombang Tinggi di Samudra Hindia-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Kondisi atmosfer di wilayah Indonesia tengah dipengaruhi oleh aktivitas siklon yang cukup signifikan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya Siklon Tropis Nokaen yang terpantau di Laut Filipina serta bibit Siklon Tropis 97S di wilayah Laut Timor. Keberadaan dua sistem cuaca ini berdampak langsung pada dinamika cuaca nasional, terutama dalam memicu peningkatan kecepatan angin dan perubahan pola curah hujan.

Berdasarkan prakiraan untuk tanggal 21 Januari 2026, cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan didominasi oleh kondisi cerah berawan hingga hujan dengan intensitas ringan. Namun, masyarakat diimbau untuk tetap waspada karena peningkatan kecepatan angin hingga mencapai 30 knot berpotensi terjadi di sejumlah perairan strategis, mulai dari Samudera Hindia hingga Laut Arafuru.

Dampak dari fenomena ini membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait potensi angin kencang yang dapat melanda 14 provinsi, di antaranya Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga wilayah Sulawesi dan Maluku. Selain angin kencang, ancaman hujan petir juga diprediksi akan terkonsentrasi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Papua Selatan.

Prakiraan Cuaca di Kota-Kota Besar

Situasi cuaca di kota-kota besar Indonesia cukup beragam. Di wilayah Sumatra, kota seperti Padang, Medan, dan Banda Aceh diperkirakan akan berawan, sementara Bandar Lampung dan Palembang diprediksi akan mengalami hujan ringan.

Beralih ke Pulau Jawa, intensitas hujan meningkat di wilayah ibu kota di mana Jakarta diperkirakan akan turun hujan sedang. Kota-kota besar lainnya seperti Bandung, Surabaya, dan Semarang diprediksi hanya akan diguyur hujan ringan. Untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara, waspadai hujan petir yang diprediksi terjadi di Kupang, sedangkan Mataram mengalami hujan sedang.

Di Pulau Kalimantan, kondisi cenderung lebih kondusif dengan cuaca cerah berawan di Palangkaraya dan Pontianak. Sementara itu, di wilayah Sulawesi, hujan ringan diperkirakan membasahi Makassar dan Manado. Untuk wilayah Maluku dan Papua, Merauke menjadi titik perhatian utama karena adanya potensi hujan petir, sementara Nabire terpantau cerah.

Peringatan Gelombang Laut Tinggi

Selain cuaca di daratan, BMKG juga memberikan perhatian khusus pada kondisi perairan. Gelombang laut dengan ketinggian sedang antara 1,25 hingga 2,5 meter diperkirakan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Laut Jawa, hingga Laut Sulawesi.

Kewaspadaan ekstra diperlukan di wilayah Samudra Hindia, khususnya di bagian selatan Jawa, Bali, hingga NTT. Di area tersebut, gelombang laut diprediksi bisa mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di Samudra Pasifik utara Maluku dan Papua Barat Daya. Masyarakat pesisir dan pengguna transportasi laut diharapkan terus memantau informasi terkini guna menghindari risiko kecelakaan laut akibat cuaca ekstrem ini.

Sumber: