BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 20-21 Januari 2026: NTT Masuk Status Awas!

BMKG Rilis Peringatan Dini Cuaca Ekstrem 20-21 Januari 2026: NTT Masuk Status Awas!

Siaga Cuaca Ekstrem Pekan Ini: Simak Daftar Wilayah yang Terancam Bencana Hidrometeorologis-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Memasuki pertengahan bulan Januari, sebagian besar wilayah Indonesia mulai merasakan dampak nyata dari puncak musim hujan. Langit yang mendung sejak pagi hari kini bukan lagi pemandangan asing, namun di balik rintik hujan tersebut tersimpan potensi bahaya yang perlu diantisipasi secara serius. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) secara resmi kembali mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi akan berlangsung pada periode 20 dan 21 Januari 2026.

Intensitas hujan yang meningkat tidak hanya membawa air, tetapi juga risiko bencana hidrometeorologis yang dapat mengganggu aktivitas hingga mengancam keselamatan. Banjir bandang, tanah longsor, hingga pohon tumbang akibat terjangan angin kencang menjadi ancaman nyata bagi masyarakat di berbagai daerah. Oleh karena itu, monitoring kondisi cuaca secara berkala kini menjadi kewajiban bagi setiap warga dan pemerintah daerah demi meminimalisir dampak kerugian yang mungkin timbul.

BMKG menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan, terutama bagi wilayah yang masuk dalam kategori Siaga dan Awas. Langkah antisipasi dini dinilai jauh lebih efektif daripada penanganan setelah bencana terjadi. Masyarakat diimbau untuk memastikan saluran air berfungsi dengan baik dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat angin kencang melanda.

Berdasarkan data rilis resmi BMKG, berikut adalah rincian wilayah yang diprediksi terdampak cuaca ekstrem:

Pemetaan Wilayah Terdampak (20 Januari 2026)

Pada hari Selasa, intensitas hujan sangat beragam mulai dari skala sedang hingga ekstrem. Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi wilayah yang paling diwaspadai dengan status AWAS.

  • Status SIAGA (Hujan Lebat - Sangat Lebat): Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan.

  • Status WASPADA (Hujan Sedang - Lebat): Mencakup wilayah mulai dari Sumatra Selatan, Bengkulu, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, hingga ke wilayah Maluku dan seluruh tanah Papua.

  • Peringatan angin kencang: Diwaspadai di Bali, Banten, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Maluku, NTB, NTT, Papua, serta sebagian wilayah Sulawesi.

Proyeksi Cuaca (21 Januari 2026)

Memasuki hari Rabu, wilayah dengan status Siaga justru mengalami perluasan. Jawa Tengah dan Bengkulu yang sebelumnya berada di level Waspada, kini naik menjadi level SIAGA.

  • Status AWAS: Nusa Tenggara Timur masih bertahan dalam kategori ancaman tertinggi (Ekstrem).

  • Status SIAGA: Bengkulu, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, NTB, dan Sulawesi Selatan.

  • Status WASPADA: Sumatra Selatan, Lampung, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Sulawesi, Maluku, dan wilayah Papua.

  • Peringatan angin kencang: Area terdampak meluas hingga ke Kalimantan Barat, DI Yogyakarta, dan Sulawesi Utara.

BMKG terus mengingatkan bahwa kesiapan dalam menghadapi bencana sangat penting. "Masyarakat dan pemerintah daerah diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama di wilayah yang termasuk dalam kategori Siaga dan Awas," tulis BMKG dalam keterangan resminya.

Sumber: