Wujudkan Pemerataan Pendidikan: UNJ Jemput Langsung Calon Mahasiswa Program 1.000 Sarjana Mappi ke Kampung
Gandeng Dinas Pendidikan, UNJ Dorong Kualitas Guru dan Akses Kuliah Lewat Program 1.000 Sarjana Mappi-Istimewa-
DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Akses terhadap pendidikan tinggi yang berkualitas sering kali menjadi tantangan besar bagi generasi muda yang lahir dan tumbuh di wilayah-wilayah pelosok Nusantara. Jarak geografis yang membentang jauh dari pusat-pusat pendidikan utama terkadang membatasi impian anak-anak daerah untuk bisa mengembangkan potensi akademis mereka ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu, diperlukan sebuah terobosan nyata dan kepedulian dari institusi pendidikan untuk turun langsung menjangkau mereka yang berada di garis terdepan.
Ketika sebuah universitas bersedia mendatangi perkampungan terpencil demi mencari talenta-talenta terbaik, hal tersebut bukan lagi sekadar pemenuhan tugas administrasi kampus. Langkah tersebut berubah menjadi sebuah misi kemanusiaan dan kebangsaan yang berupaya meruntuhkan sekat-sekat keterbatasan. Kehadiran langsung para pendidik di tengah-tengah masyarakat pedalaman membawa harapan baru bahwa masa depan yang lebih cerah kini berada dalam jangkauan nyata mereka.
Komitmen mendalam inilah yang ditunjukkan oleh Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Mereka memulai pelaksanaan program 1.000 Sarjana Mappi dengan melakukan aksi penjemputan simbolis terhadap para calon mahasiswa asal Kabupaten Mappi, PAPUA SELATAN pada Selasa, 30 Juni 2026. Langkah ini menjadi penanda penting dari sebuah program yang telah konsisten berjalan selama dua tahun sebagai upaya nyata dalam membangun sumber daya manusia unggul yang berkarakter, berintegritas, serta siap menjadi penggerak pembangunan di daerah asal mereka.
Aksi penjemputan ini dilakukan secara langsung ke sejumlah kampung yang terletak di wilayah Distrik Obaa. Kehadiran jajaran kampus ke kawasan ini sekaligus menjadi bentuk pembuktian atas komitmen merealisasikan kesempatan edukasi yang setara bagi generasi muda yang tinggal di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Tidak tanggung-tanggung, Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni UNJ, Prof. Ifan Iskandar, turun langsung untuk menjemput empat calon mahasiswa yang telah dinyatakan diterima di empat fakultas berbeda.
Para putra-putri daerah terbaik yang dijemput tersebut adalah:
-
Maria Natalia Ikape: Calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum (FISH).
-
Emeliana Wagatu: Calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Jepang, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS).
-
Maria Keylan Tamkoimu: Calon mahasiswa Program Studi S1 Bimbingan dan Konseling, Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP).
-
Theodora Maria Kabenimu: Calon mahasiswa Program Studi S1 Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK).
Prof. Ifan Iskandar menegaskan bahwa kehadiran rombongan UNJ di tanah Mappi merupakan bentuk nyata pengabdian dari perguruan tinggi dalam mendukung dan mewujudkan pemerataan pendidikan tinggi di seluruh Indonesia.
"Kami ingin memastikan bahwa anak-anak terbaik Mappi memperoleh kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi. Mereka adalah calon pemimpin, pendidik, profesional, dan agen perubahan yang kelak akan kembali membangun PAPUA SELATAN dengan ilmu, karakter, dan semangat pengabdian," ujar Prof. Ifan.
Suasana Haru dan Penyerahan Simbolis Keagamaan Kampus
Momen penjemputan yang menyasar wilayah Kampung Rep, Muin, Dagimon, dan Kampung Enem ini berlangsung dalam suasana yang penuh dengan keharuan. Pihak UNJ menuturkan bahwa para orangtua serta masyarakat setempat mengantarkan para calon mahasiswa ini dengan iringan doa dan harapan besar agar mereka mampu menempuh pendidikan dengan baik, menjaga nama baik daerah selama di perantauan, hingga kelak kembali ke Mappi membawa ilmu pengetahuan, pengalaman, serta semangat pengabdian yang tinggi.
Setelah tiba, keempat calon mahasiswa tersebut kemudian diserahkan secara simbolis kepada dekan dari masing-masing fakultas yang akan menaungi mereka selama menempuh studi. Para dekan tersebut adalah Firdaus Wajdi (Dekan FISH), Syamsi Setiadi (Dekan FBS), Aip Badrujaman (Dekan FIP), dan Prof. Nofi Marlina Siregar (Dekan FIKK). Prosesi penyerahan ini menjadi penanda dimulainya fase pembinaan akademik, penguatan karakter, serta pendampingan intensif bagi mahasiswa baru tersebut.
Setiap dekan juga menyampaikan komitmen kuat dari fakultas masing-masing untuk senantiasa mendampingi para mahasiswa asal Mappi:
-
Firdaus Wajdi (FISH): Menegaskan kesiapan untuk membentuk lulusan yang memiliki integritas, jiwa kepemimpinan, dan komitmen kebangsaan.
-
Syamsi Setiadi (FBS): Menyampaikan akan mengembangkan kompetensi bahasa, seni, komunikasi lintas budaya, serta wawasan global pada diri mahasiswa.
-
Aip Badrujaman (FIP): Menegaskan siap menjadi rumah akademik yang membentuk pendidik profesional sekaligus pribadi yang berkarakter.
-
Prof. Nofi Marlina Siregar (FIKK): Menyatakan akan membina mahasiswa agar berkembang menjadi insan yang sehat, berprestasi, adaptif, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan masyarakat.
Sinergi Kuat Lewat Kerja Sama dengan Disdik Setempat
Keberhasilan jalannya program ini tidak lepas dari payung kemitraan yang telah dibangun sebelumnya. UNJ tercatat telah melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) resmi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia setempat melalui skema peningkatan kompetensi guru sekaligus memperluas akses pendidikan tinggi bagi putra-putri asli Mappi.
Ada dua program utama yang tertuang di dalam jalinan kerja sama ini, yaitu:
-
Pelatihan dan pendampingan bagi sekitar 1.000 guru di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi untuk meningkatkan kompetensi profesional serta mutu pembelajaran.
-
Pelaksanaan seleksi penerimaan mahasiswa baru yang disertai dengan program matrikulasi khusus bagi calon mahasiswa asal Mappi yang akan melanjutkan pendidikan mereka di UNJ.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mappi yang sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mappi, Maria Goreti Letsoin, menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi atas konsistensi yang ditunjukkan oleh UNJ dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerahnya. Menurut pandangannya, Program 1.000 Sarjana Mappi ini merupakan sebuah bentuk investasi strategis jangka panjang guna melahirkan generasi muda yang berpengetahuan luas, berkarakter kuat, serta memiliki komitmen utuh untuk membangun daerahnya kembali.
Dalam kunjungan ke lapangan ini, turut hadir pula rombongan delegasi penting UNJ lainnya, seperti Prof. Hapidin selaku Sekretaris Majelis Wali Amanat, Prof. C. Rudy Prihantoro selaku Ketua Komisi Pendidikan Senat Akademik UNJ, Dekan Fakultas Psikologi (FPsi) Gugum Gumelar Fajar Rakhman, Direktur Kerja Sama dan Bisnis Rahmat Darmawan, Kepala Humas dan Informasi Publik Syaifudin, dosen FISH Lala Siti Sahara, serta Protokoler UNJ Alan Supriyadi. Keseluruhan jajaran ini hadir untuk memastikan komitmen kelembagaan kampus berjalan dengan lancar dan sukses.
Sumber: