Data Dukcapil: Papua Selatan Catat Jumlah Penduduk Paling Sedikit Secara Nasional

Data Dukcapil: Papua Selatan Catat Jumlah Penduduk Paling Sedikit Secara Nasional

Papua Selatan Provinsi Paling Sepi, Jumlah Penduduknya Kalah dari Kabupaten Bogor--Istimewa.

DISWAY.ID PAPUA SELATAN – Provinsi PAPUA SELATAN resmi menyandang predikat sebagai provinsi paling sepi di Indonesia. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri, jumlah penduduk PAPUA SELATAN hanya mencapai 574.154 jiwa pada semester I 2025.

Direktur Jenderal Dukcapil Kemendagri, Teguh Setyabudi, menyebut PAPUA SELATAN menjadi daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit secara nasional. “Untuk daerah terkecil jumlah penduduknya, provinsi ada di wilayah daratan Papua, yaitu PAPUA SELATAN 574 ribu,” kata Teguh dalam Satu Data untuk Semua Summit Data Kependudukan Semester I Tahun 2025 di Menara Bank Mega, Jakarta, Kamis (28/8).

PAPUA SELATAN Kalah Jauh dari Kabupaten Bogor

Jika dibandingkan dengan wilayah lain, jumlah penduduk PAPUA SELATAN bahkan jauh tertinggal dari sebuah kabupaten. Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tercatat memiliki jumlah penduduk terbanyak secara nasional dengan 5.875.830 jiwa, atau 10 kali lipat dari PAPUA SELATAN.

“(Kabupaten) Bogor luar biasa jumlah penduduknya, 5,8 juta orang,” tambah Teguh.

Selain PAPUA SELATAN, dua provinsi lain dengan penduduk sedikit adalah Papua Barat dengan 580.582 jiwa dan Papua Barat Daya dengan 627.406 jiwa.

Daerah Paling Sepi di Tingkat Kabupaten/Kota

Pada level kabupaten/kota, jumlah penduduk paling sedikit terdapat di Kabupaten Supiori dengan 28.451 jiwa. Disusul Kabupaten Tana Tidung dengan 30.201 jiwa, serta Kabupaten Kepulauan Seribu dengan 30.497 jiwa.

Tantangan bagi PAPUA SELATAN

Sebagai provinsi baru, jumlah penduduk yang kecil menjadi tantangan tersendiri bagi PAPUA SELATAN. Selain keterbatasan sumber daya manusia, kondisi ini juga berdampak pada perencanaan pembangunan dan distribusi anggaran.

 

Meski demikian, dengan statusnya sebagai daerah otonom baru, Papua Selatan memiliki peluang untuk mengoptimalkan potensi wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakatnya.

Sumber: