Borong Penghargaan dari Wapres, Seluruh Pemda di Papua Selatan Sukses Raih Predikat UHC 2026
Komitmen Nyata Hak Dasar Kesehatan: Seluruh Kabupaten di Papua Selatan Raih Penghargaan UHC-Istimewa.-
DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Tahun 2026 menjadi catatan sejarah penting bagi pembangunan kesejahteraan di wilayah paling timur Indonesia. Provinsi PAPUA SELATAN membuktikan bahwa tantangan geografis bukanlah penghalang untuk menghadirkan perlindungan negara bagi warganya. Keberhasilan ini tercermin dari pengakuan nasional yang diterima oleh seluruh jajaran pemerintah daerah di wilayah tersebut atas dedikasi mereka dalam menjamin hak dasar kesehatan masyarakat.
Pemerintah Pusat melalui Wakil Presiden Republik Indonesia secara resmi mengundang seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) di Provinsi PAPUA SELATAN untuk menghadiri seremoni penerimaan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Tahun 2026. Undangan istimewa ini ditujukan kepada Pemerintah Provinsi PAPUA SELATAN serta empat kabupaten di bawahnya, yakni Kabupaten Merauke, Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Asmat, dan Kabupaten Mappi.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas komitmen luar biasa pemerintah daerah dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah nyata dalam memperluas cakupan kepesertaan telah memastikan bahwa akses layanan kesehatan kini dapat dinikmati secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat di PAPUA SELATAN, tanpa terkecuali.
Penghargaan UHC bukanlah sekadar predikat biasa. Gelar ini merupakan pengakuan bagi daerah yang telah berhasil mencapai cakupan kepesertaan JKN minimal 95 persen dari total jumlah penduduk. Angka tersebut menjadi indikator valid mengenai keseriusan pemerintah daerah dalam menjamin perlindungan kesehatan melalui pembiayaan yang berkelanjutan serta penyediaan layanan yang berkualitas.
Para kepala daerah di wilayah Provinsi PAPUA SELATAN menyambut hangat undangan ini. Mereka menegaskan bahwa pencapaian UHC adalah buah manis dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta dukungan penuh dari masyarakat. Program JKN dinilai telah memberikan dampak yang sangat masif, terutama bagi masyarakat kurang mampu yang selama ini sering terbentur hambatan biaya saat membutuhkan pengobatan.
Bagi pemerintah daerah setempat, capaian Universal Health Coverage (UHC) ini bukan hanya prestasi di atas kertas atau sekadar urusan administratif. Ini adalah wujud nyata dari kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat di sektor kesehatan. Dengan tercapainya status UHC, masyarakat diharapkan tidak lagi merasa ragu atau terkendala saat memerlukan layanan medis, baik di fasilitas kesehatan tingkat pertama maupun rujukan lanjutan.
Ke depan, tantangan yang dihadapi adalah menjaga konsistensi. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memperkuat Program JKN melalui berbagai langkah strategis. Fokus utama mencakup pembaruan data kepesertaan secara berkala, peningkatan kepatuhan pembayaran iuran, hingga perluasan sosialisasi agar manfaat jaminan kesehatan dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh warga.
Selain fokus pada sistem pembiayaan, pemerintah daerah di PAPUA SELATAN juga akan terus mendorong peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan, memastikan ketersediaan tenaga medis yang cukup, serta memperkuat sistem layanan yang terintegrasi. Tujuannya jelas: agar pelayanan kesehatan tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga bermutu dan berkesinambungan.
Pemerintah daerah juga mengajak seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan Program JKN. Partisipasi aktif warga dalam memastikan status kepesertaan mereka tetap aktif menjadi kunci suksesnya implementasi UHC di masa depan. Semangat penghargaan UHC Tahun 2026 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Pemda di PAPUA SELATAN untuk terus berinovasi demi mewujudkan masyarakat yang sehat, sejahtera, dan berkeadilan.
Sumber: