Evaluasi Menu MBG, SPPG Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Perbaiki Layanan

Evaluasi Menu MBG, SPPG Sampaikan Permohonan Maaf dan Komitmen Perbaiki Layanan

Tingkatkan Kualitas Menu MBG, SPPG Evaluasi Petugas dan Buka Saluran Aduan-Istimewa-

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Penyediaan asupan nutrisi yang memadai bagi masyarakat penerima manfaat merupakan pilar utama dalam menjalankan program pemenuhan gizi harian. Keterbukaan informasi dan respon cepat terhadap dinamika di lapangan menjadi hal penting agar standar kualitas makanan tetap terjaga secara konsisten.

Ketika muncul perhatian publik mengenai kelengkapan porsi makanan di media sosial, langkah transparansi dan evaluasi diri langsung diambil oleh pihak penyelenggara. Sikap responsif ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap hidangan yang dibagikan benar-benar sesuai dengan petunjuk teknis yang telah ditetapkan.

Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengklarifikasi informasi di Facebook terkait menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai oleh penerima manfaat belum sepenuhnya memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG). Menanggapi informasi tersebut, pihak SPPG memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan.

Evaluasi Internal dan Penjelasan SPPG

Ketua Yayasan Lagenggo Multi Dimensi, Rosita Adriyanti, S.E., menjelaskan bahwa penyediaan menu MBG pada prinsipnya tetap mengacu pada ketentuan Angka Kecukupan Gizi (AKG). Namun, dalam pelaksanaannya di lapangan, pihaknya mengakui masih terdapat kekeliruan pada sebagian kecil paket makanan di ompreng.

“Memang kadang petugas SPPG kelewatan satu dua ompreng yang lupa isi sayur dan lupa isi buah. Sehingga pada kesempatan ini pihak SPPG memohon maaf kepada penerima manfaat MBG,” tutur Rosita kepada media ini, Kamis (10/9/2026).

Menurutnya, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi pihak SPPG agar ke depan proses pengecekan dan pendistribusian menu dapat dilakukan dengan lebih teliti. Masukan dari penerima manfaat juga dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas program MBG.

Apresiasi Masukan dan Keterbukaan Akses Komunikasi

Pihak pengelola menyadari bahwa pengawasan bersama dari masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga ketaatan standar operasional di setiap tahap penyiapan makanan.

Rosita menyampaikan apresiasi kepada para penerima manfaat yang telah memberikan saran, kritik, dan masukan kepada pihak SPPG. Ia menegaskan bahwa setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki pelayanan.

“Kami berterima kasih kepada penerima manfaat MBG yang telah memberikan saran dan masukan yang luar biasa kepada SPPG. Terkait saran dan masukan tersebut, tentu ke depannya kami akan berusaha memberikan pelayanan yang terbaik,” ujarnya.

Pihak SPPG juga membuka ruang komunikasi secara langsung bagi masyarakat yang ingin menyampaikan saran maupun pendapat terkait menu MBG. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan komunikasi yang baik antara penyelenggara program dan penerima manfaat.

“Kami juga membuka ruang kepada bapak atau ibu penerima manfaat MBG yang mau memberikan masukan, saran, dan pendapat terkait menu. Silakan bisa langsung ke kantor SPPG MBG, kami siap melayani,” pungkas Rosita.

Sumber: