Wujudkan Pembangunan Berkeadilan, Pemprov Papua Selatan Tekankan Kolaborasi Masyarakat

Wujudkan Pembangunan Berkeadilan, Pemprov Papua Selatan Tekankan Kolaborasi Masyarakat

Sinergi Pemerintah dan Warga: Kunci Utama Pembangunan Berkelanjutan di Papua Selatan-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATANArah pembangunan di wilayah timur Indonesia, khususnya di Provinsi PAPUA SELATAN, kini memasuki babak baru yang lebih inklusif. Pemerintah daerah menyadari bahwa kemajuan sebuah wilayah tidak dapat dicapai hanya melalui kerja satu pihak saja. Diperlukan sebuah simfoni yang harmonis antara pengambil kebijakan dan seluruh lapisan masyarakat agar setiap program yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) PAPUA SELATAN secara terbuka mengajak seluruh masyarakat untuk saling berkolaborasi. Langkah ini dipandang sebagai kunci utama dalam mewujudkan visi pembangunan yang tidak hanya berkelanjutan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai keadilan. Dengan melibatkan warga, pembangunan diharapkan tidak lagi bersifat searah, melainkan sebuah gerakan bersama yang lahir dari aspirasi rakyat.

Dalam berbagai kesempatan, pemerintah daerah terus mendorong agar elemen masyarakat mau mengambil peran aktif. Partisipasi ini diharapkan muncul sejak tahap awal, mulai dari proses perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat di lapangan, hingga pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor kehidupan di PAPUA SELATAN.

Pesan penting mengenai kerja sama ini disampaikan oleh Asisten I Sekretaris Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Joko Guritno. Mewakili Penjabat Gubernur Apolo Safanpo, beliau secara resmi menutup kegiatan Forum Tematik Kelompok Rentan Pra Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Fortembang) PAPUA SELATAN.

Acara penutupan yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Hotel Halogen Merauke pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan strategis ini diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperinda) PAPUA SELATAN sebagai wadah untuk menyerap aspirasi dari kelompok-kelompok yang selama ini memerlukan perhatian khusus dalam tatanan sosial.

Forum tersebut bukan sekadar pertemuan seremonial, melainkan bagian krusial dari rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Melalui Fortembang, pemerintah berupaya memastikan bahwa suara Kelompok Rentan terakomodasi dengan baik dalam dokumen perencanaan jangka menengah daerah.

Dengan berakhirnya forum ini, harapan besar disematkan pada penguatan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Kolaborasi yang solid menjadi modal utama bagi PAPUA SELATAN untuk terus berbenah, menciptakan lingkungan yang inklusif, dan memastikan roda pembangunan berputar di atas landasan keadilan bagi seluruh warganya.

Sumber:

Berita Terkait