Perkuat Akses Pendidikan di Ujung Timur, Muhammadiyah Segera Hadirkan Perguruan Tinggi di Merauke
Wujudkan Pendidikan Inklusif, Rencana Pendirian Perguruan Tinggi Muhammadiyah di Papua Selatan Masuki Tahap Serius-Istimewa.-
DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Upaya untuk memeratakan kualitas sumber daya manusia di wilayah paling timur Indonesia kini menunjukkan progres yang sangat menggembirakan. Persyarikatan Muhammadiyah, yang selama ini dikenal konsisten dalam dunia pendidikan, tengah memantapkan langkah untuk menghadirkan institusi pendidikan tinggi di Kabupaten Merauke. Kehadiran kampus baru ini diharapkan menjadi oase intelektual bagi putra-putri PAPUA SELATAN yang merindukan akses pendidikan berkualitas tanpa harus meninggalkan tanah kelahiran mereka.
Rencana besar ini bukan sekadar wacana, melainkan sebuah komitmen nyata untuk membangun peradaban yang berkemajuan di Bumi Cenderawasih. Dengan hadirnya institusi pendidikan tinggi, diharapkan akan lahir generasi baru yang siap membangun daerah dengan bekal ilmu pengetahuan yang mumpuni. Langkah strategis ini juga menjadi bagian dari kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan indeks pembangunan manusia di kawasan perbatasan.
Kabar mengenai progres pembangunan ini disampaikan langsung oleh Anggota Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) PAPUA SELATAN, Suwarno, dalam rangkaian Safari Ramadan 1447 H di Masjid Al Hikmah Bampel Merauke, Senin (2/3/2026). Ia mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya tengah fokus pada pengembangan lahan seluas 2,8 hektar yang berlokasi di Jl. Husein Palela, Kecamatan Merauke.
Sinergi dan Pendampingan Institusi Berpengalaman
Pendirian perguruan tinggi di Merauke ini dirancang dengan standar kualitas yang tinggi. Guna memastikan operasional dan kurikulum yang unggul, institusi ini nantinya akan mendapatkan pendampingan langsung dari dua universitas besar yang sudah terakreditasi, yaitu Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan Universitas Muhammadiyah Sorong (UNAMIN).
“Kami berharap Muhammadiyah bisa lebih maju dan berkemajuan, terutama dengan kehadiran perguruan tinggi di sini,” ujar Suwarno menekankan pentingnya kehadiran kampus tersebut bagi kemajuan daerah.
Dukungan dari pusat pun terus mengalir. Pada kesempatan berbeda, Sekretaris Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Ahmad Muttaqin, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan visitasi langsung ke lapangan. Kunjungan tersebut bertujuan untuk meninjau persiapan teknis serta melihat kelayakan lahan dan fasilitas pendukung lainnya agar pendirian perguruan tinggi ini memenuhi segala persyaratan legal dan akademik.
Integrasi Pendidikan dan Kesehatan
Langkah Muhammadiyah di PAPUA SELATAN tidak hanya berhenti pada sektor pendidikan. Sejak tahun 2025, PWM PAPUA SELATAN telah meresmikan Klinik PKU Muhammadiyah di Merauke sebagai fasilitas kesehatan dasar bagi warga. Kedepannya, klinik tersebut direncanakan akan dikembangkan menjadi rumah sakit untuk memberikan layanan medis yang lebih komprehensif.
Keberadaan fasilitas pendidikan dan kesehatan yang terintegrasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara signifikan. Pendidikan akan menciptakan SDM yang cerdas, sementara layanan kesehatan akan menjamin produktivitas warga. Sinergi keduanya merupakan kunci utama dalam menciptakan tatanan masyarakat yang mandiri.
Hadirnya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) di Provinsi PAPUA SELATAN ini diharapkan menjadi pilar utama dalam mendukung pendidikan inklusif yang berkemajuan. Dengan visi besar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, proyek ini diharapkan segera terealisasi sepenuhnya demi masa depan generasi muda di kawasan timur Indonesia.
Sumber: