Dampak Penembakan Pesawat Smart Air: Puluhan Warga Boven Digoel Mengungsi Karena Trauma.

Dampak Penembakan Pesawat Smart Air: Puluhan Warga Boven Digoel Mengungsi Karena Trauma.

KKB Teror Bandara Koroway Batu, 39 Warga Melarikan Diri ke Senggo Akibat Ketakutan.-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATANBayang-bayang ketakutan kini menyelimuti warga di sekitar Bandara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, PAPUA SELATAN. Keheningan wilayah tersebut pecah seketika saat aksi kekerasan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) menyasar pesawat Smart Air yang baru saja menyentuh landasan. Insiden ini bukan sekadar serangan terhadap armada transportasi, melainkan hantaman keras bagi ketenangan batin masyarakat setempat yang selama ini mengandalkan jalur udara sebagai urat nadi kehidupan.

Rasa tidak aman yang mencekam membuat puluhan warga terpaksa meninggalkan rumah dan tanah kelahiran mereka. Langkah kaki para pengungsi ini menjadi bukti nyata betapa dalamnya dampak psikologis yang ditimbulkan oleh aksi teror tersebut. Bagi mereka, keamanan adalah prioritas utama yang melampaui segalanya, bahkan jika harus menempuh perjalanan jauh demi mencari perlindungan di wilayah lain yang dianggap lebih stabil.

Berikut adalah laporan terkini mengenai kondisi masyarakat dan upaya pemulihan keamanan pasca-insiden tragis tersebut.

Eksodus Warga Akibat Trauma Mendalam

Aksi penembakan pesawat Smart Air telah memicu gelombang pengungsian sementara. Berdasarkan data yang dihimpun oleh pihak berwenang, puluhan warga memilih untuk mengamankan diri ke arah Senggo. Mereka meninggalkan kampung halaman bukan tanpa alasan, melainkan karena rasa takut yang hebat akan potensi serangan susulan yang bisa mengancam nyawa.

Kepala Satgas Operasi Damai Cartenz, Brigjen Faizal Ramadhani, mengonfirmasi bahwa setidaknya ada 39 orang yang tercatat mengungsi. "Dampak psikologis turut dirasakan warga. Berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut," ujar Brigjen Faizal pada Kamis (12/2/2026).

Sterilisasi Lokasi oleh Aparat Keamanan

Menanggapi situasi yang tidak menentu, aparat keamanan bergerak cepat untuk menguasai kembali keadaan. Saat ini, fokus utama petugas adalah melakukan sterilisasi di lokasi kejadian dan wilayah sekitarnya. Langkah ini diambil guna memastikan tidak ada lagi ancaman yang mengintai, sehingga roda kehidupan masyarakat dapat kembali berputar.

Brigjen Faizal menekankan bahwa kehadiran aparat di lapangan bertujuan untuk memberikan jaminan keamanan, terutama bagi para pelayan publik. "Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut," jelasnya.

Kronologi Singkat Insiden Penembakan

Peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu (11/2/2026). Pesawat Smart Air yang mengawali perjalanannya dari Bandara Tanah Merah pada pukul 10.35 WIT dilaporkan diserang sesaat setelah mendarat di Bandara Koroway Batu. Kehadiran KKB yang melakukan penembakan secara tiba-tiba ini mengubah suasana bandara yang seharusnya menjadi titik konektivitas menjadi lokasi tragedi yang memicu ketakutan massal.

Upaya pemulihan kini terus digencarkan. Pemerintah dan aparat keamanan berharap dengan sterilisasi yang menyeluruh, para tenaga kesehatan, guru, dan warga sipil lainnya dapat segera kembali ke Boven Digoel untuk melanjutkan pelayanan dan aktivitas sehari-hari tanpa dihantui rasa was-was.

Sumber:

Berita Terkait