Peristirahatan Terakhir Captain Egon Erawan: Satu Liang Lahat Bersama Ibunda di Tanah Kusir.

Peristirahatan Terakhir Captain Egon Erawan: Satu Liang Lahat Bersama Ibunda di Tanah Kusir.

Rencana Pemakaman Captain Egon Erawan, Pilot Smart Air yang Gugur dalam Tugas di Papua.-Istimewa.-

DISWAY.ID PAPUA SELATAN - Suasana haru menyelimuti kawasan Ciputat Timur menjelang kedatangan jenazah Captain Egon Erawan, salah satu pilot yang gugur dalam insiden tragis di Papua Selatan. Kepergian sang penerbang tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi dunia dirgantara, tetapi juga bagi keluarga yang kini tengah mempersiapkan prosesi penghormatan terakhir dengan penuh ketabahan. Di rumah duka yang terletak di kawasan Flamboyan, persiapan demi persiapan terus dilakukan demi menyambut kepulangan almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya.

Kepergian Captain Egon Erawan membawa cerita menyentuh mengenai rencana pemakamannya. Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, pihak keluarga telah memutuskan untuk menyatukan peristirahatan almarhum dengan sosok yang paling dicintainya. Keputusan ini menjadi simbol kasih sayang yang abadi, membawa sang pilot kembali ke pelukan keluarga setelah sekian lama menjalankan tugas mulia di angkasa Indonesia.

Rencana pemakaman ini menjadi perhatian publik setelah insiden penyerangan yang merenggut nyawanya di Boven Digoel memicu simpati luas dari berbagai lapisan masyarakat. Berikut adalah detail rencana prosesi pemakaman dan penghormatan terakhir bagi sang pilot.

Peristirahatan Terakhir di TPU Tanah Kusir

Captain Egon Erawan rencananya akan dikebumikan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Lokasi ini dipilih sebagai tempat peristirahatan terakhir yang damai bagi almarhum. Hal yang paling menyentuh dari rencana ini adalah keputusan keluarga untuk memakamkan sang pilot dalam satu liang lahat dengan ibunya.

Keterangan ini disampaikan oleh Yonce, petugas keamanan di rumah duka, Ciputat Timur. "Bakal dimakamin di Tanah Kusir, dengan ibunya," ungkap Yonce pada Kamis (12/2/2026).

Jadwal Kedatangan Jenazah dan Prosesi Keagamaan

Jenazah dijadwalkan tiba di rumah duka di kawasan Flamboyan sekitar pukul 15.30 WIB, dengan catatan kondisi lalu lintas mendukung. Setibanya di sana, jenazah akan disemayamkan terlebih dahulu agar keluarga besar dapat berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir.

“Jam setengah 4 sampai kalau nggak macet, disemayamkan di rumah Flamboyan,” lanjut Yonce. Setelah seluruh keluarga besar berkumpul, jenazah akan dibawa ke masjid terdekat dari rumah duka untuk disalatkan. Prosesi pemakaman sendiri diperkirakan akan berlangsung selepas waktu Magrib.

Gugur Saat Menjalankan Tugas Strategis

Tragedi yang menimpa Captain Egon Erawan dan rekannya, Captain Baskoro Adi Anggoro, terjadi di Bandara Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Selatan pada Rabu (11/2/2026). Ketua Ikatan Pilot Indonesia (IPI), Muammar Reza Nugraha, menjelaskan bahwa kedua pilot tersebut diserang dan dianiaya oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) sesaat setelah mendarat.

IPI menegaskan bahwa tindakan keji ini merupakan pelanggaran berat terhadap Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan serta konvensi internasional seperti ICAO Annex 17 dan Chicago Convention 1944. Sebagai pelaksana tugas negara di moda transportasi strategis, pilot seharusnya mendapatkan jaminan keamanan yang mutlak, mengingat peran vital mereka dalam mendistribusikan kebutuhan pangan dan layanan medis ke wilayah pelosok.

Desakan Perlindungan Objek Vital Nasional

Ketua IPI, Muammar Reza Nugraha, menyampaikan bahwa bandara merupakan objek vital nasional yang berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 63 Tahun 2004 wajib dijaga dari gangguan keamanan. Atas dasar itulah, IPI meminta perhatian serius dari Presiden Prabowo Subianto dan Komite Nasional Keamanan Penerbangan untuk segera memulihkan kondisi keamanan di wilayah berisiko tinggi demi menjamin keselamatan penerbangan nasional.

Hingga saat ini, pihak keluarga Captain Egon Erawan masih fokus pada rangkaian prosesi pemakaman dan belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden tersebut.

Sumber:

Berita Terkait